Marhaban Ya Ramadan


Marhaban Ya Ramadan. 

selamat datang bulan yang sangat mulya,bulan dibukakannya pintu taubat,bulan maghfiroh,bulan diturunkannya Al-Qur'an, bulan  yang didalamnya lebih baik dari pada seribu bulan. Sebelas bulan berlalu begitu cepat.berlari mengejar sang waktu.Tak perduli kanan kiri berlalu tanpa permisi. Rasanya baru kemaren  bulan ramadan kita lalui, sekarang sudah berada di bulan ramadan kembali. Penyesalan hanya menjadi sahabatya bagi mereka yang lalai akan perintahNya selama ini.Tentu,  kerugian besar akan mereka dapatkan.Sebaliknya, rasa syukur senantiasa terucap bagi mareka yang peduli dan mengindahkan akan kewajibanNya. Mengisi hari- hari dengan sesuatu yang bermakna. Mempersembahkan sesuatu yang terbaik di hadapanNya.Mereka sungguh  orang-orang yang beruntung.

Sore hari ba'da ashar di akhir bulan sya'ban, terlihat masih banyak masyarakat yang nyekar berziarah ke makam leluhur.Kebiasaan ini dipercaya sebagai sebuah cara berbakti seorang anak kepada orang tua dan sanak saudara yang terlebih dahulu menghadapNya. Kalimat toyyibah yang dilantunkan serta doa yang dipanjatkan akan memperingan siksa mereka di hadapan Allah. Tidak ketinggalan pula bunga hidup yang dijajakan oleh orang2 di pinggir makam, menjadi pelengkap  dalam kegiatan ziarah tersebut.Karena dijelaskan bahwa bunga2 atau pohon yang ditancapkan di atas makam, selama tanaman atau bunga tersebut masih hidup atau segar, turut serta mendoakan para almarhum.Sehingga dapat memperingan siksaannya. Hal ini pernah dilakukan Nabi kita Muhammad Saw ketika Beliau menancapkan batang pohon kurma ke sebuah kuburan. Urusan ini bersifat khilafiyah. Yang penting, rahmat Allah bagi semuanya.

Marhaban Ya Ramadan.

Keharuan menyeruak menyelimuti relung hati yang paling dalam . Hati bergetar ketika kalimat tasbih, tahlil dan tahmid dikumandangkan oleh nida' ,sesaat sebelum ditegakan salat taraweh. kehangatan jabat tangan tetangga begitu terasa saat berjumpa secara nyata.Lantunan ayat Al-Qur'an menggema di mana- mana. Menandakan betapa mereka berlomba- lomba meraih keistimewaan ramadan.Walaupun pastinya tidak sedikit juga yang abai akan semua ini. Hati mereka  sakit dan terkunci rapat. Sehingga adzab yang pedih akan menanti.Na'udzu billahi min dzalik. Semoga hidayah Allah menghampirinya.Dan Allah memberikan kekuatan kepada kita semua mengisi ramadan dengan peningkatan kwalitas ibadah yang lebih bagus, baik hablul minalloh maupun Hablum minannas. Sehingga kita meraih tiket orang- orang yang beruntung. Aamin.






Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Purna Tugas Bapak KH.Rohim,M.Pd

Istighosah Dan Pemantapan ARMUZNA

pertemuan KBIHU Al gratis ke 3