EVALUASI PELAKSANAAN UMROIH WAJIB KBIHU ALGRATIS
EVALUASI PELAKSANAAN UMROIH WAJIB KBIHU ALGRATIS
para Jamaah algratis semua berkumpul di lorong hotel lantai 11 pada hari Selasa , 11-6-2023.Informasi ini disebar melalui group WA sejak sehari sebelumnya. Dalam kesempatan ini bapak DR.KH Mohammad
DJazuli SE, M.Si , selaku pimpinan rombongan memberikan evaluasi terkait pelaksanaan umroh wajib yang dilaksanakan hari Senin tgl 9 Juni 2024 pukul 07.00 waktu Mekkah.
Kitab klasik tentang haji menjadi rujukan beliau dalam memberikan penjelasan. Penjelasan yang lugas dan detail disertai contoh konkrit serta dibumbui sedikit candaan, membuat suasana segar dan mustamiin yg mendengarkan sangat antusias.
Jamaah yang berbeda latar belakang terutama dalam segi pendidikan dan usia, menjadikan bapak ustad Jazuli ini harus bersabar. Karena tidak jarang penjelasan saat manasik haji di bangkalan, hanya diterima dengan anggukan kepala tanpa dimengerti maksudnya.
Tapi untunglah beliau telaten dan tidak segan2 memperbaiki jamaah yg mengalami kekeliruan saat pelaksanaan lgsung di lapangan tepatnya di tanah haram. Dari hasil pengamatan beliau yang menganut paham sangat hati2 ini ada beberapa hal yg perlu dievaluasi .
1. Pemakaian sarung tangan bagi jamaah perempuan yang kecil,ketat yang dikawatirkan terbukanya aurot.
2. Rambut yang kelihatan baik dari samping maupun dari dagu. karena menurutnya satu helai rambut pun dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan umroh tersebut.
3. Pemakaian kostum bagi jamaah wanita yang tidak sesuai dengan aturan yang benar. Seperti rok yang terlalu pendek disusul dengan kaos kaki. Hal ini disinyalir kawatir saat solat sunat thowaf aurotnya kelihatan.
4. Melakukan kesalahan seperti memakai baju berjahit padahal belum selesai ihrom disebabkan tidak kuat bagi lansia atau disebabkan sakit.
Ditengah2 penjelasan beliau, ada pertanyaan dari beberapa jamaah seperti bergurau dengan menunjukan buah tertentu yg menjurus pada seks.Padahal masih dalam posisi ihrom . pertanyaan ini kontan saja disambut dengan gemuruh jamaah.
atau pertanyaan tentang membuka aurot disebabkan lupa, maka beliaupun memberikan penjelasan agar hati2 dan meninggalkan semua larangan ihrom sebelum tahallul. Jika dilanggar maka akan mendapatkan sanksi berupa fidyah atau dam tergantung jenis pelanggarannya.


Komentar
Posting Komentar